
BESTI with PSITP Episode 2 Sajikan Sosialisasi SNI 9284:2024 Uji Adaptasi Tanaman Padi Sawah
“Saat ini telah ditetapkan SNI 9248:2024 Uji Adaptasi Tanaman Padi Sawah. Namun, ada hal yang masih perlu dilakukan agar hasil standardisasi ini dapat berjalan dengan lengkap, yaitu bagaimana SNI tersebut bisa diterapkan. Penerapan SNI 9248:2024 dapat menjadi acuan dalam proses pelepasan varietas padi sawah, sejalan dengan regulasi eksisting dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap varietas unggul yang dirilis, khususnya dari aspek proses pengujian adaptasinya.”
Hal tersebut mengemuka di tengah-tengah acara Virtual Public Learning (VPL) Episode 2 sesi presentasi awal yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta terdiri dari perwakilan dari satuan kerja (satker) lingkup Kementerian Pertanian yang terkait tanaman pangan, standardisasi, dan informasi publik, perwakilan Kementerian/Lembaga terkait, serta para pemangku kepentingan lainnya, Rabu (22/05) melalui Zoom dan kanal YouTube PSI Tanaman Pangan.
Kepala PSI Tanaman Pangan Dr. Ir. Priatna Sasmita, MSi saat membuka VPL menyampaikan bahwa kegiatan ini secara khusus bertujuan untuk menyosialisasikan SNI 9284:2024 Uji Adaptasi Tanaman Padi Sawah agar dapat dimanfaatkan secara luas oleh pengguna. VPL merupakan agenda rutin yang berfungsi sebagai media diseminasi Standar Nasional Indonesia (SNI) yang telah ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN) melalui Komite Teknis 65-11 Tanaman Pangan dimana saat ini pengelolaannya diampu oleh PSI Tanaman Pangan. Beliau berharap dari melalui VPL ini dapat diperoleh umpan balik dari para pemangku kepentingan yang ada terhadap SNI yang disosialisasikan.
Dua narasumber didapuk menjadi pembicara pada episode kali ini. Yang pertama, N. Malvins Trimadya STP, MSi, Ketua Tim Pengembangan Standar Pertanian Direktorat Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan, dan Penilaian Kesesuaian BSN yang mengangkat tema “Pengembangan Standar Uji Adaptasi Tanaman Padi Sawah SNI 9248:2024: Pengantar dan Kisi-kisi Penerapan”. Sesi ini memberikan penjelasan mengapa suatu SNI itu menjadi penting dan bagaimana dengan implementasi ke depan SNI tersebut.
Pemateri kedua merupakan Konseptor SNI 9248:2024 berasal dari Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Padi Dr Rina Hapsari Wening, SP, MP, yang membawakan materi tentang “Pengenalan SNI 9248:2024 Uji Adaptasi Tanaman Padi Sawah”. Sesi ini menjadi panduan pelaksanaan uji adaptasi tanaman padi sawah bagi pengusul calon varietas dan penyelenggara uji adaptasi dalam mempersiapkan pelepasan varietas padi sawah.
Beberapa poin penting yang diperoleh selama VPL ini dihelat antara lain, Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian bertujuan untuk meningkatkan jaminan mutu, meningkatkan perlindungan kepada konsumen, tersedianya infrastruktur mutu di negara kita dan pengakuan di level internasional yang melibatkan stakeholder terkait. Meski demikian, SNI 9248:2024 sejauh ini masih bersifat sukarela dan tidak wajib untuk diterapkan. Namun, dalam upaya untuk meningkatkan jaminan mutu, daya saing dan perlindungan terhadap konsumen diihadirkan SNI 9248:2024 sebagai acuan dalam melakukan metode uji adaptasi untuk varietas padi sawah. Terlebih, SNI ini telah sejalan dengan regulasi yang berlaku saat ini, sehingga memudahkan untuk pengguna dalam memanfaatkannya lebih lanjut.