
Gelar Ratek Pertama, BSIP Tanaman Pangan Bahas Empat Usulan Rancangan SNI
Menindaklanjuti hasil rapat konsolidasi yang telah dilakukan beberapa waktu sebelumnya, empat Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) tanaman pangan dibahas dalam Rapat Teknis (ratek) Komite Teknis (Komtek) 65-11 Tanaman Pangan yang diselenggarakan secara hybrid dan diikuti oleh 16 anggota Komtek bertempat di Lido Lake Resort, Bogor (18-20/8). Pada pertemuan tersebut BSIP Tanaman Pangan (BSIP TP) selaku Sekretariat Komtek mengoordinir pembahasan 4 (empat) RSNI.
Saat pembukaan ratek, Kepala BSIP TP, Dr. Priatna Sasmita, MSi yang juga wakil ketua Komtek menyampaikan harapannya agar Komtek dapat menghasilkan RSNI sebagai bahan SNI yang bermanfaat bagi stakeholder khususnya pelaku usaha pertanian di Indonesia. Sementara itu, perwakilan Badan Standarisasi Nasional (BSN), Nindya Malvins Trimadya, turut hadir mengawal dan memberi masukan terkait aspek prosedural dan juga substansi selama ratek berlangsung.
Pada kesempatan tersebut masing-masing konseptor RSNI yang berasal dari 3 (tiga) Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup BSIP TP, yaitu BSIP Tanaman Aneka Kacang untuk RSNI Benih kedelai; BSIP Padi untuk RSNI Metode uji adaptasi tanaman padi untuk lahan irigasi; dan BSIP Tanaman Serealia untuk RSNI Produksi benih jagung hibrida, menyampaikan rancangan awal (RSNI0) dari RSNI yang diusulkan. Adapun untuk RSNI Sistem pertanian organik telah beberapa kali dibahas dalam ratek oleh Komtek 65-11 pada saat masih dikelola oleh Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Tanaman Pangan. Ratek berlangsung sangat dinamis dan produktif, diwarnai dengan diskusi yang intens mengenai berbagai aspek seperti teknis penulisan, kesesuaian dengan regulasi, perkembangan teknologi terkini hingga pertimbangan lainnya dengan tetap berpegang pada prinsip-prinsip pengembangan SNI, yaitu: terbuka (𝘰𝘱𝘦𝘯𝘯𝘦𝘴𝘴), transparan (𝘵𝘳𝘢𝘯𝘴𝘱𝘢𝘳𝘦𝘯𝘤𝘺), tidak memihak dan konsensus (𝘤𝘰𝘯𝘴𝘦𝘯𝘴𝘶𝘴 𝘢𝘯𝘥 𝘪𝘮𝘱𝘢𝘳𝘵𝘪𝘢𝘭𝘪𝘵𝘺), efektif dan relevan (𝘦𝘧𝘧𝘦𝘤𝘵𝘪𝘷𝘦𝘯𝘦𝘴𝘴 𝘢𝘯𝘥 𝘳𝘦𝘭𝘦𝘷𝘢𝘯𝘤𝘦), koheren (𝘤𝘰𝘩𝘦𝘳𝘦𝘯𝘤𝘦) serta berdimensi pembangunan (𝘥𝘦𝘷𝘦𝘭𝘰𝘱𝘮𝘦𝘯𝘵 𝘥𝘪𝘮𝘦𝘯𝘴𝘪𝘰𝘯).
Komite Teknis 65-11 Tanaman Pangan sepakat akan meneruskan keempat RSNI tersebut ke proses lebih lanjut dengan beberapa revisi sesuai masukan rapat teknis. (TP/HRY/BP/NAS)