
Hadapi Era VUCA, BSIP Tanaman Pangan Tingkatkan Kompetensi SDM Melalui Workshop Pengelolaan TIK
“𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘛𝘐𝘒 𝘉𝘚𝘐𝘗 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱𝘪 𝘦𝘳𝘢 𝘝𝘜𝘊𝘈 𝘺𝘢𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘣𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘯𝘢𝘮𝘪𝘬𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘤𝘦𝘱𝘢𝘵 (𝘷𝘰𝘭𝘢𝘵𝘪𝘭𝘪𝘵𝘺), 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘢𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘶𝘭𝘪𝘵 𝘥𝘪𝘱𝘳𝘦𝘥𝘪𝘬𝘴𝘪 (𝘶𝘯𝘤𝘦𝘳𝘵𝘢𝘪𝘯𝘵𝘺), 𝘮𝘢𝘴𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘰𝘮𝘱𝘭𝘦𝘬𝘴 (𝘤𝘰𝘮𝘱𝘭𝘦𝘹𝘪𝘵𝘺) 𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘣𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘢𝘯 (𝘢𝘮𝘣𝘪𝘨𝘶𝘪𝘵𝘺)”
Hal tersebut mengemuka saat Sekretaris Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Dr. Ir. Haris Syahbuddin, DEA, menyampaikan sambutannya pada pembukaan Koordinasi dan Workshop Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang diikuti oleh 74 peserta para pengelola TIK, penanggung jawab, dan fungsional Pranata Komputer lingkup BSIP termasuk perwakilan BSIP Tanaman Pangan mulai 26-28 Juli 2023 di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, pengelola TIK harus memiliki kompetensi yang mumpuni agar dapat merespons perubahan yang terjadi sekaligus melakukan perubahan mindset sebagai respons yang tepat dalam menghadapi dunia yang berubah serba cepat ini.
Lebih jauh, Sekretaris BSIP menambahkan, transformasi kelembagaan BSIP ini sangat perlu dukungan TIK untuk mewujudkan program strategis Kementerian Pertanian. Oleh karenanya, SDM pengelola TIK di masing-masing satker lingkup BSIP agar meningkatkan pelayanan dan penyebaran informasi terkait standardisasi instrumen pertanian kepada publik melalui media 𝘰𝘯𝘭𝘪𝘯𝘦 khususnya website.
Dua narasumber dihadirkan dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian (Pusdatin) Kementerian Pertanian. Keduanya memaparkan IT Security Assessment (ITSA) serta Sosialisasi dan Sharing Knowledge Standardisasi Aplikasi. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan layanan komunikasi data dan informasi ini diakhiri dengan sesi bimbingan teknis oleh pengembang website baru agar para pengelola TIK dapat melakukan 𝘦𝘥𝘪𝘵𝘪𝘯𝘨 dan 𝘶𝘱𝘥𝘢𝘵𝘪𝘯𝘨 konten website baru masing-masing melalui 𝘣𝘢𝘤𝘬𝘦𝘯𝘥. (Uje/HRY)